Friday, July 15, 2016

khasiat buah pisang untuk kesehatan


Berikut manfaat kandungan nutrisi buah pisang untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat.

Mengandung vitamin C dan B6

Satu buah pisang mengandung sekitar 10mg vitamin C atau sekitar 15% dari rekomendasi harian. Kemudian Vitamin B, biasanya ditemukan pada produk hewani, tetapi pisang ternyata juga merupakan sumber vitamin B6 yang disebut pyridoxine.


Satu buah pisang menyediakan 35% dari rekomendasi vitamin B6 harian. Tubuh menggunakan vitamin ini untuk menumbuhkan sel-sel baru. Ada beberapa kandungan lain meski jumlahnya kecil, yakni magnesium, kalsium, fosfor, vitamin A dan E, folat, karoten, serta asam amino.

Memiliki kandungan serat dan mangaan

Satu buah pisang mengandung sekitar 3 gram serat. Selain menyehatkan saluran cerna, serat membantu untuk menjaga perut terasa kenyang lebih lama. Sedangkan mangaan sendiri merupakan mineral untuk menjaga metabolisme tulang tetap sehat.

Potasium

Buah ini sangat terkenal akan kandungan potasiumnya, mencapai 400 mg dalam pisang berukuran sedang, sebaiknya sering Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan jantung. Kemudian sangat baik untuk fungsi otot-saraf, serta menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Dan ternyata, bisa mencegah kram otot setelah olahraga.

Kalori

Tenaga manusia dihasilkan oleh pembakaran kalori dalam tubuh, dalam sehari seorang yang sudah dewasa membutuhkan asupan kurang lebih 2000 kalori sesuai kebutuhan. Jika Anda ingin badan lebih gemuk, silahkan konsumsi makanan yang mengandung banyak kalori lebih dari angka diatas. Begitu juga sebaliknya, Anda ingin kurus, tinggal kurangi porsi kalori nya.

Buah pisang sendiri mengandung rata-rata 110 kalori, wajar saja ketika Anda konsumsi dalam jumlah banyak akan terasa kenyang dan bertenaga. Yang membuat menarik adalah, bebas dari kandungan lemak dan kolesterol. Sangat cocok buat Anda yang menjalani program diet sehat.

Karbohidrat


Fungsinya hampir sama yaitu menghasilkan energi. Dengan konsumsi beberapa buah pisang mampu mengganjal perut Anda terasa kenyang hingga makan siang tanpa cemilan lain. Seiring waktu, sistem pencernaan dalam perut Anda akan ikut terbantu agar tetap lancar. Jadi, anggapan bahwa karbohidrat tinggi menyulitkan dan membuat sembelit ternyata kurang benar.


Artikel Terkait

No comments:

Post a Comment