Tempuyung yang mempunyai nama Latin
''Sonchus Arvensis'' merupakan salah satu tanaman obat yang berkhasiat. Selain
nama Latin, tempuyung juga memilki nama daerah seperti lobak air, lempung
jombang, galibug, lampenas, dan rayana.Tanaman ini sering kita temukan di
sekitar kita karena dapat tumbuh di antara puing-puing bangunan, tembok,
ataupun pinggir jalan.Tempuyung termasuk dalam suku Asteraceae yang tumbuh di
ketinggian 50-1.600m dpl dan sangat cocok berada di lingkungan yang memiliki
curah hujan merata sepanjang tahun atau daerah dengan musim kemarau pendek.
Sebagai
tanaman liar, tempuyung dapat juga dibudidayakan di dalam pekarangan.Tanaman
ini tergolong dalam tumbuhan tak berkayu atau terna dan menyukai tempat yang
langsung terkena sinar matahari serta mudah berkembang biak dengan biji yang
terbawa oleh angin. Adapun tumbuhan ini mengandung kalium, flafonoid,
taraksasterol, inositol, dan yang lain
Bentuk Tanaman :
Tempuyung adalah tanaman yang
mempunyai yang bisa digunakan sebagai obat untuk macam-macam penyakit, yakni
batu ginjal, demam, juga bengkak.[3] Seluruh bagian yang dimilikinya dapat
digunakan sebagai obat, baik dalam bentuk segar maupun kering Adapun bagian-bagiannya adalah:
Batang
Tinggi tanaman tempuyung berkisar
65-150 cm.Batang tanaman ini berlubang dan bergetah hijau. Selain itu,
tempuyung adalah salah satu tanaman yang mana batangnya berbulu dan lunak.
Daun
Daunnya tunggal berbentuk lonjong dan
mempunyai ujung runcing serta berwarna hijau keunguan, permukaannya licin dan
tepinya berombak juga bergigi tak beraturan Panjang daunnya kira-kira 6-48 cm
dan mempunyai lebar sekitar 3-12 cm.Di dekat pangkal batang, daun yang bergigi
terpusat membentuk roset dan yang terletak di bagian atas berselang-seling
memeluk batang.Daun inilah yang berkhasiat sebagai penghancur batu ginjal.
Bunga dan Buah
Bunga tempuyung berbentuk malai,
kelopaknya seperti lonceng, dan mahkotanya berbentuk seperti dari kumpulan
jarum berwarna putih atau kuning. Adapun buahnya mempunyai bentuk kotak juga
dan berusuk lima dan mempunyai rambut berwarna hitam yang kemudian berubah
menjadi biji berukuran kecil dan ringan hampir mirip berupa serbuk tepung kasar.
Tanaman tempuyung berasal dari
daratan Eurasia, tepatnya pada daerah yang sering hujan dengan ketinggian
50-1.650 meter di atas permukaan laut.
Ada dua jenis tempuyung, tempuyung
yang berdaun kecil disebut lempung, sedangkan yang berdaun besar dan tingginya
mencapai 2 meter disebut rayana. Meskipun rasanya pahit, daun dan batang muda
dari tempuyung bisa dimakan sebagai lalap.
Tempuyung berkhasiat untuk mengatasi
batu saluran kencing, batu empedu, bisul, luka bakar, radang usus buntu,
rematik, radang payudara, memar, disentri, darah tinggi, wasir, dan beser mani.

No comments:
Post a Comment