Sirih merupakan tanaman asli
Indonesia yang tumbuh merambat atau bersandar pada batang pohon lain Sebagai budaya daun dan buahnya biasa dikunyah bersama gambir, pinang, tembakau
dan kapur. Namun mengunyah sirih telah dikaitkan dengan penyakit kanker mulut
dan pembentukan squamous cell carcinoma yang bersifat malignan. Juga kapurnya
mebuat pengerutan gusi (periodentitis) yang dapat membuat gigi tanggal,
walaupun daun sirihnya yang mengandung antiseptik pencegah gigi berlubang
Sirih digunakan sebagai tanaman obat
(fitofarmaka); sangat berperan dalam kehidupan dan berbagai upacara adat rumpun
Melayu.
Di Indonesia, sirih merupakan flora
khas provinsi Kepulauan Riau. Masyarakat Kepulauan Riau sangat menjunjung
tinggi budaya upacara makan sirih khususnya saat upacara penyambutan tamu dan
menggunakan sirih sebagai obat berbagai jenis penyakit. Walaupun demikian
tanaman sirih banyak dijumpai di seluruh Indonesia, dimanfaatkan atau hanya
sebagai tanaman hias.
Kandungan antiseptik sirih, sudah
dibuktikan bisa membunuh kuman dan bakteri penyebab jerawat atau bau badan
tidak sedap. Dicampur dengan lidah buaya, daun sirih juga bermanfaat untuk
mendinginkan kulit, mengatasi jerawat, mencegah flek dan menghaluskan kulit.
Caranya : Cuci bersih lima lembar
daun sirih, campur dengan satu batang lidah buaya ukuran sedang yang sudah
dijus. Masukan ke dalam panci yang berisi dua gelas air, rebus hingga mendidih.
Saring dan diinginkan. Setelah dingin campur dengan bedak beras dingin, buatlah
pasta dan oleskan ke kulit wajah sebagai masker selama 30 menit, bilas dengan
air bersih. Lakukan seminggu sekali secara rutin.
Untuk membuat bedak beras ini
sendiri adalah ambil dua genggan beras, rendam semalaman. Esoknya tiriskan,
lantas tumbuk hingga halus. Ayak dan ambl bagian yang halus untuk campuran
sirih dan lidah buaya.
Anda juga bisa menggunakan air
rebusan daun sirih dan lidah buaya ini sebagai pembersih wajah. Caranya, tanpa
dicampur bedak beras, basuhkan ke wajah sambil ditepuk-tepuk. Kulit terasa
lebih segar dan kenyal.
Semoga bermanfaat

No comments:
Post a Comment