Asma ditandai dengan adanya episode
berulang dari mengi, sesak napas, dada terasa berat, dan batuk.Dahak bisa saja
terbentuk di paru-paru karena batuk tetapi sulit untuk dikeluarkan.
Selama masa penyembuhan setelah
serangan mungkin terbentuk apa yang disebut mirip nanah yang disebabkan oleh
tingginya kandungan sel darah putih yang disebut eosinofil.
Gejala biasanya
memburuk pada waktu malam atau pagi hari atau sebagai respons terhadap kegiatan
olahraga atau udara dingin. Pada sejumlah penderita asma ada yang jarang
menunjukkan gejala, sebagai respons terhadap pemicu, sedangkan sejumlah
penderita asma yang lain mungkin menunjukkan gejala yang nyata dan persiste
Asma disebabkan oleh interaksi
lingkungan dan genetika yang merupakan kombinasi yang rumit dan belum
sepenuhnya dimengerti.Semua faktor ini memengaruhi baik tingkat keparahan dan
juga respons terhadap terapi.Adanya peningkatan laju penderita asma belakangan
ini disebabkan oleh perubahan faktor epigenetik (terwariskan selain adanya
hubungan dengan urutan DNA) dan lingkungan hidup yang berubah
TIPS I
![]() |
| Daun Sirih |
Bahan :
Daun sirih (Piper betle L.) 25 gr,
Daun bidara upas (Merremia mammosa) 25 gr, Madu secukupnya
Cara membuat :
Daun sirih dan daun bidara upas
direbus dengan 11/2 gelas air hingga
mendidih, setelah dingin minum. Minum 3 x sehari 1-2 sendok makan. Agar lebih
enak bisa ditambahkan madu secukupnya.
TIPS II
![]() |
| Jeruk Nipis |
Bahan :
Air panas jeruk nipis 2 sendok
makan, Gula batu secukupnya, Air panas 1 gelas
Cara membuat :
Semua bahan dicampur menjadi satu
dan diminum selagi masih hangat. Minum 3 x sehari @ 1 sendok makan.
TIPS III
![]() |
| Lada |
Bahan :
Daun sirih (Piper betle L.) 5
lembar, Lada (Piper nigrum L.) 1 sendok teh
Cara membuat :
Daun sirih dan lada ditumbuk sampai
halus dan pakai untuk param di seluruh dada.
Semoga bermanfaat




No comments:
Post a Comment