Daun Dewa mempunyai nama latin
(Gynura divaricata), orang China menyebutnya Samsit. merupakan tumbuhan tegak, batang daun pendek lunak berbentuk segi
lima, dengan penampang berbentuk lonjong dan berambut pada sisi luar.
Daun Dewa memiliki panjang 20 cm,
lebar 10 cm, dengan tangkai pendek, bulat lonjong berdaging, berbulu halus,
ujung daunnya lancip, bertoreh pada tepi daun serta warna hijau keunguan. Daun
dewa juga memiliki bunga majemuk yang tumbuh di ujung batang, berkelopak hijau
berbentuk cawan, dan benang sari berwarna kuning berbentuk jarum.
Daun dewa mengandung senyawa
saponin, flavonoid dan minyak atsiri.
Daun dewa berkhasiat untuk mengobati
muntah darah dan payudara bengkak.
Daun dewa bisa juga digunakan untuk
melancarkan sirkulasi darah, mengobati luka memar, menurunkan tekanan darah
tinggi, menghentikan pendarahan, pereda rasa nyeri (analgesik), penurun panas,
kencing manis atau diabetes mellitus dan sebagai obat pembersih racun dalam
tubuh.
Pengobatan dengan daun dewa bisa
dengan daun segar yang disajikan secara langsung atau dalam bentuk ekstraknya.
Untuk menurunkan tekanan darah
tinggi, ambil tujuh lembar daun dewa yang cukup lebar dan siap panen, kemudian
direbus dengan tiga gelas air sampai tersisa kira-kira dua gelas.
Air rebusan yang tersisa bisa
diminumkan dua kali dalam sehari sesudah makan. Atau bisa juga daun dewa
dijadikan sebagai lalapan makan.
Untuk obat luka memar, gunakan daun
dan umbi daun dewa seberat 20 gram dan daun daun jarak yang masih segar 10
lembar. Lalu, haluskan ketiganya sampai halus, setelah itu tapalkan pada daerah
yang memar.
Semoga bermanfaat,,

No comments:
Post a Comment