Srikaya berasal dari kawasan Amerika
tropis dan bisa tumbuh di daerah dataran rendah sampai dengan ketinggian 1000
meter di atas permukaan laut.
Srikaya akan mulai berbuah setelah
ditanam selama 1-2 tahun. Biasanya tanaman ini akan berbunga pada bulan januari
– Desember. Banyaknya buah yang dihasilkan tergantung pada pengairan, pemberian
pupuk dan pemangkasan.
Tanaman srikaya secara umum
mengandung anonain dan retikulin. Daun, akar, dan kulitnya mengandung WN. Akar
srikaya berkhasiat sebagai antidepresi dan antiradang.
Daunnya berkhasiat sebagai peluruh
cacing usus, mempercepat pemasakan bisul dan antiradang. Bijinya berkhasiat
untuk membunuh serangga dan memacu enzim pencernaan. Kulit kayunya bekhasiat
sebagai tonikum dan astringen.
Manfaat Daun Srikaya
Buah SrikayaDaunnya digunakan untuk
mengatasi batuk, demam, reumatik, menurunkan kadar asam urat darah yang tinggi,
diare, disentri, rectal prolaps pada anak-anak, cacingan, kutu kepala, pemakaian
luar untuk borok, luka, bisul, skabies, kudis, dan ekzema. Contoh pemakaian:
Borok dan bisul
Cuci daun segar secukupnya, lalu
giling sampai halus. Tambahkan sedikit garam, lalu gunakan ramuan ini untuk
menurap borok atau bisul dan balut. Dalam sehari, ganti 2--3 kali.
Tiba-tiba pingsan, menenangkan
penderita histeris
Cuci daun segar secukupnya, lalu
tumbuk sampai halus. Dekatkan gilingan daun tadi pada hidung penderita agar
baunya terhisap oleh penderita.
Cacingan pada anak
Cuci daun srikaya segar (15 lembar),
lalu rebus dengan lima gelas air sampai tersisa tiga gelas. Setelah dingin,
saring dan minum tiga kali sehari, masing-masing satu gelas.
Gangguan pencernaan
Cuci daun srikaya segar secukupnya,
giling sampai halus, lalu tambahkan minyak kelapa secukupnya. Tempelkan pada
perut.
Kudis
Cuci daun srikaya segar (15 lembar),
lalu giling sampai halus. Remas dengan air kapur sirih sebanyak satu sendok teh
dan gunakan untuk menggosok kulit yang kudis. Lakukan sehari dua kali.
Manfaat Biji dan Buah Srikaya
Bijinya juga bisa dimanfaatkan untuk
mengatasi pencernaan lemah, cacingan, dan mematikan kutu kepala dan serangga.
Buah sirsak yang masih muda digunakan untuk mengobati diare, disentri akut, dan
gangguan pencernaan (atonik dispepsia).Berikut ini contoh pemakaiannya:
Membasmi kutu anjing
Mandikan anjing yang berkutu dengan
air rebusan daun atau biji srikaya.
Caranya, tumbuk halus daun atau biji
srikaya, tambahkan air secukupnya, lalu saring airnya dan gunakan untuk
memandikan anjing.
Mematikan kutu kepala
Cuci biji srikaya (10 butir) dan
daun srikaya segar (1 genggam), lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit
minyak kelapa, lalu aduk merata. Turapkan pada kulit kepala, lalu bungkus
dengan kain. Setelah tiga jam, buka dan cuci sampai bersih. Jangan sampai
bilasan air masuk ke mata karena dapat menyebabkan iritasi dan meradang.
Mematangkan bisul
Ambil isi buah yang sudah masak,
lalu giling halus. Tambahkan sedikit garam sambil diaduk merata, turapkan pada
bisul, lalu balut dengan kain kasa.
Manfaat Akar dan Kulit Kayu
Akarnya digunakan untuk mengobati
sembelit, disentri akut, depresi mental, dan nyeri tulang punggung. Kulit kayu
digunakan untuk mengatasi diare, disentri, dan luka berdarah. Contoh Pemakaian:
Diare
Cuci kulit batang srikaya (6--10 g),
potong kecil- kecil, lalu tambahkan gula merah secukupnya. Rebus dengan empat
gelas air sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum dua kali
sehari, masing-masing satu gelas.
Catatan
Ibu hamil dilarang minum rebusan
biji buah srikaya.
Hati-hati jika minum rebusan biji,
kulit kayu, dan akar srikaya karena mengandung racun.
Hanya digunakan dibawah pengawasan
herbalis berpengalaman.
Jika ditelusuri lebih lanjut, di
Indonesia ini memang banyak sekali tanaman yang berkhasiat sebagai obat. Salah
satunya adalah srikaya, selain sebagai tanaman buah juga bisa dijadikan sebagai
herbal untuk pengobatan.

No comments:
Post a Comment